Rabu, 20 Juni 2012

Air Susu Ibu


Air susu ibu (ASI) adalah sebuah cairan tanpa tandingciptaan Allah untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan melindunginya dalam melawan kemungkinan serangan penyakit. Keseimbangan zat-zat gizi dalam air susu ibu berada pada tingkat terbaik dan air susunya memiliki bentuk paling baik bagi tubuh bayi yang masih muda. Pada saat yang sama, ASI juga sangat kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan sistem saraf. Makanan-makanan tiruan untuk bayi yang diramu menggunakan tekhnologi masa kini tidak mampu menandingi keunggulan makanan ajaib ini.

Fakta tentang "Makanan Paling Segar"[ASI]

Fakta tentang ASI tidak berhenti hanya sampai di sini. Peran penting yang dimainkannya terhadap kesehatan bayi berubah seiring dengan tahapan-tahapan yang dilalui bayi dan jenis zat-zat makanan yang dibutuhkan pada tahapan tertentu. Kandungan ASI berubah guna memenuhi kebutuhan yang sangat khusus ini. ASI, yang selalu siap setiap saat dan selalu berada pada suhu yang paling sesuai, memainkan peran utama dalam perkembangan otak karena gula dan lemak yang dikandungnya. Di samping itu, unsur-unsur seperti kalsium yang dimilikinya berperan besar dalam perkembangan tulang-tulang bayi.

Meskipun disebut sebagai susu, cairan ajaib ini sebenarnya sebagian besarnya tersusun atas air. Ini adalah ciri terpenting, sebab selain makanan, bayi juga membutuhkan cairan dalam bentuk air. Keadaan yang benar-benar bersih dan sehat mungkin tidak bisa dimunculkan pada air atau bahan makanan, selain pada ASI. Namun ASI – sedikitnya 90% adalah air – , memenuhi kebutuhan bayi akan air dalam cara yang paling bersih dan sehat.

ASI dan Kecerdasan

Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa perkembangan kemampuan otak pada bayi yang diberi ASI lebih baik daripada bayi lain. Penelitianpembandingan terhadap bayi yang diberi ASI dengan bayi yang diberi susu buatan pabrik oleh James W. Anderson – seorang ahli dari Universitas Kentucky – membuktikan bahwa IQ [tingkat kecerdasan] bayi yang diberi ASI lebih tinggi 5 angka daripada bayi lainnya. Berdasarkan hasil penelitian ini ditetapkan bahwa ASI yang diberikan hingga 6 bulan bermanfaat bagi kecerdasan bayi, dan anak yang disusui kurang dari 8 minggu tidak memberikan manfaat pada IQ.

Apakah ASI Dapat Memerangi Kanker?

Selanjutnya...

Berdasarkan hasil seluruh penelitian yang telah dilakukan, terbuktibahwa ASI, yang dibahas dalam ratusan tulisan yang telah terbit,melindungi bayi terhadap kanker. Hal ini telah diketahui, walaupunsecara fakta mekanismenya belum sepenuhnya dipahami. Ketikasebuah protein ASI membunuh sel-sel tumor yang telah ditumbuhkandi dalam laboratorium tanpa merusak sel yang sehat mana pun, para peneliti menyatakan bahwa sebuah potensi besar telah muncul. Catharina Svanborg, Profesor imunologi klinis di Universitas Lund,Swedia, memimpin kelompok penelitian yang menemukan rahasia mengagumkan ASI ini

Awalnya, para peneliti memberi perlakuan pada sel-sel selaput lendirusus yang diambil dari bayi yang baru lahir dengan ASI. Dan ini faktanya:

Mereka mengamati bahwa gangguan yang disebabkan oleh bakteri Pneumococcus dan dikenal sebagai pneumonia berhasildengan mudah dihentikan oleh ASI.

Bayi yang diberi ASI mengalami jauh lebih sedikit gangguan pendengaran dibandingkan bayi yang diberi susu formula, dan menderita jauh lebih sedikit infeksi saluran pernapasan.
Pasca serangkaian penelitian, diperlihatkan bahwa ASI jugamemberikan perlindungan melawan kanker. Setelah menunjukkan bahwa penyakit kanker getah bening yang teramati pada masa kanak-kanak ternyata sembilan kali lebih sering menjangkiti anak-anak yang diberi susu formula, mereka menyadari bahwa hasil yang sama berlaku pula untuk jenis-jeniskanker lainnya.

Menurut hasil penelitian tersebut, ASI secara tepat menemukankeberadaan sel-sel kanker dan kemudian membunuhnya. Adalah zat yang disebut alpha-lac (alphalactalbumin), yang terdapat dalam jumlah besar di dalam ASI, yang mengenali keberadaanse-sel kanker dan membunuhnya. Alpha-lac dihasilkan olehsebuah protein yang membantu pembuatan gula laktosa di dalam susu

Berkah Tanpa Tara Ini Adalah Karunia Allah

Ciri menakjubkan lain dari ASI adalah fakta bahwa ASI sangatbermanfaat bagi bayi apabila disusui selama dua tahun. Pengetahuan penting ini, hanya baru ditemukan oleh ilmu pengetahuan, telah diwahyukan Allah empat belas abad silamdi dalam ayat-Nya: ”Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan..." (QS, Al Baqarah, 2:233)
Sang ibu bukanlah yang memutuskan untuk membuat ASI, sumber zat makanan terbaik bagi bayi yang lemah yang memerlukan makanan didalam tubuhnya. Sang ibu bukan pula yang menentukan beragam kadar gizi yang dikandung ASI. Allah Yang Mahakuasa-lah, Yang mengetahui kebutuhan setiap makhluk hidup dan memperlihatkan kasih sayang kepadanya, Yang menciptakan ASI untuk bayi di dalam tubuh sang ibu.

SUBHANALLAH

“MATA adalah panglima HATI.

“MATA adalah panglima HATI.

Hampir semua perasaan dan perilaku awalnya dipicu oleh pandangan MATA.
Bila dibiarkan MATA memandang yang dibenci dan dilarang...
Maka pemiliknya berada ditepi jurang bahaya.
Meskipun ia tidak sungguh-sungguh jatuh kedalam jurang.”
(Imam Ghazali rahimahullah dalam kitab Ihya Ulumuddin.)

Beliau memberi wasiat agar tidak menganggap ringan masalah pandangan. Beliau juga mengutip sebuah syair:

“Semua peristiwa besar awalnya adalah MATA.
Lihatlah api besar yang awalnya berasal dari percikan api.”

Hampir sama dengan bunyi syair tersebut, sebagian salafushalih mengatakan:
“Banyak makanan haram yang bisa menghalangi orang melakukan shalat tahajjud dimalam hari.
Banyak pula pandangan kepada yang haram sampai menghalanginya dari membaca kitabullah.”

Sahabat Hikmah...
Semoga Allah memberikan naungan barakah-Nya kepada kita semua.
Fitnah ujian tak pernah berhenti.
Sangat mungkin, kita kerap mendengar bahkan mengkaji masalah MATA.
Tapi belum tentu kita termasuk dalam kelompok orang yang bisa memelihara MATAnya.
Padahal, seperti diungkapkan oleh Imam Ghazali tadi, orang yang keliru menggunakan pandangan, berarti ia terancam bahaya besar karena MATA adalah pintu paling luas yang bisa memberi banyak pengaruh pada HATI.

Menurut Imam Ibnul Qayyim:
”MATA adalah penuntun,
sementara HATI adalah pendorong dan pengikut.
Yang pertama, MATA memiliki kenikmatan pandangan.
Sedang yang kedua, HATI memiliki kenikmatan pencapaian,
“Dalam dunia nafsu keduanya adalah sekutu yang mesra.
Jika terpuruk dalam kesulitan, maka masing-masing akan saling mencela dan mencerai.”

Sahabat Hikmah...

Simak juga dialog imajiner yang beliau tulis dalam kitab Raudhatul Muhibbin,
Kata HATI kepada MATA:
"Kaulah yang telah menyeretku pada kebinasaan dan mengakibatkan penyesalan
karena aku mengikutimu beberapa saat saja.
Kau lemparkan kerlingan MATAmu ke taman dan kebun yang tak sehat.
Kau salahi firman Allah, "Hendaklah mereka menahan pandangannya" (QS An Nur: 30/31)

Kau salahi sabda Rasulullah saw,"MEMANDANG wanita adalah PANAH BERACUN dari berbagai macam panah IBLIS.
Barangsiapa meninggalkannya karena TAKUT pada Allah, maka Allah akan memberi balasan IMAN padanya,
yang akan didapati keLEZATan dalam HATInya." (HR.Ahmad)

Tapi MATA berkata kepada HATI:
"Kau zalimi aku sejak awal hingga akhir.
Kau kukuhkan dosaku lahir dan batin.
Padahal aku hanyalah utusanmu
yang selalu taat dan mengikuti jalan yang engkau tunjukkan.”
Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya dalam tubuh itu ada segumpal darah. Jika ia baik, maka seluruh tubuh akan baik pula. Dan jika ia rusak, rusak pula seluruh tubuh. Ketahuilah, segumpal darah itu adalah HATI " (HR. Bukhari dan Muslim).

HATI adalah raja.
Dan seluruh tubuh adalah pasukannya.
Jika rajanya baik maka baik pula pasukannya.
Jika rajanya buruk, buruk pula pasukannya.
Wahai HATI, jika engkau dianugerahi pandangan,
tentu engkau tahu bahwa rusaknya pengikutmu adalah karena kerusakan dirimu,
dan kebaikan mereka adalah kebaikanmu.
Sumber bencana yang menimpamu adalah karena engkau tidak memiliki cinta pada Allah, tidak suka dzikir kepada-Nya, tidak menyukai firman, asma dan sifat-sifatNya.
Allah berfirman, "Sesungguhnya bukan MATA itu yang buta, tetapi yang buta adalah HATI yang ada di dalam dada". (QS.AI-Hajj:46)

Sahabat Hikmah...,
Banyak sekali kenikmatann yang menjadi buah memelihara MATA.
Coba perhatikan tingkat-tingkat manfaat yang diuraikan oleh Imam Ibnul Qayyim dalam Al-Jawabul Kafi Liman Saala Anid Dawa’i Syafi.

"Memelihara pandangan MATA...
menjamin keBAHAGIAan seorang hamba di dunia dan akhirat.

Memelihara pandangan...
memberi nuansa keDEKATan seorang hamba kepada Allah.

Menahan pandangan...
juga bisa mengKUATkan HATI
dan membuat seseorang lebih merasa BAHAGIA.

Menahan pandangan ...
juga akan mengHALANGi pintu masuk SYAITHAN ke dalam HATI.

Mengosongkan HATI untuk berpikir pada sesuatu yang bermanfaat...
Allah akan meliputinya dengan CAHAYA.
Itu sebabnya, setelah firman-Nya tentang perintah untuk mengendalikan pandangan MATA dari yang haram,
Allah segera menyambungnya dengan ayat tentang "NUR", cahaya.
(Al-Jawabul Kafi, 215-217)

Sahabat Hikmah...
Perilaku MATA dan HATI adalah sikap tersembunyi yang sulit diketahui oleh orang lain,
kedipan MATA apalagi kecenderungan HATI,
merupakan rahasia diri yang tak diketahui oleh siapapun, kecuali Allah swt,

"Dia (Allah) mengetahui (pandangan) MATA yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh HATI ". (QS. Al-mukmin:l9).

Itu artinya, memelihara pandangan MATA akan menuntun suasana HATI,
sangat tergantung dengan tingkat keIMANan dan kesadaran penuh akan ‘ilmuLlah (pengetahuan Allah) .
Pemeliharaan MATA dan HATI, adalah identik dengan tingkat keIMANan seseorang.

Sahabat Hikmah...

Dalam sebuah hadits dikisahkan,
Pada hari kiamat ada sekelompok orang yang membawa hasanat (kebaikan) yang sangat banyak . Bahkan Rasul menyebutnya, kebaikan itu bak sebuah gunung. Tapi ternyata, Allah swt tak memandang apa-apa terhadap prestasi kebaikan itu. Allah menjadikan kebaikan itu tak berbobot, seperti debu yang berterbangan. Tak ada artinya. Rasul mengatakan, bahwa kondisi seperi itu adalah karena mereka adalah kelompok manusia yang melakukan kebaikan ketika berada bersama manusia yang lain. Tapi tatkala dalam keadaan sendiri dan tak ada manusia lain yang melihatnya, ia melanggar larangan-larangan Allah. (HR. Ibnu Majah)

Kesendirian, kesepian, kala tak ada orang yang melihat perbuatan salah,
adalah ujian yang akan membuktikan kualitas iman.
Di sinilah peran mengendalikan MATA dan kecondongan HATI termasuk dalam situasi kesendirian,
karena ia menjadi bagian dari suasana yang tak diketahui oleh orang lain,

"Hendaklah Engkau menyembah Allah seolah-olah engkau melihat-Nya.
Jika Engkau tidak melihat-Nya yakinilah bahwa Ia melihatmu".
Begitutulah IHSAN menurut Rasulullah shalallaahu 'alaihi wa sallam.

Kamis, 31 Mei 2012

“Sulitnya Memajukan Kehidupan Anak Bangsa”.

 Seperti telah kita ketahui bersama bahwa pendidikan adalah pengubahan sikap dan tata laku seseoranng atau kelompok dalam usaha mendewasakan manusia melalui pelatihan dan pengajaran. Indonesia adalah salah satu negara yang sedang berkembang, berkembang untuk maju dan untuk memajukan negara, negara memiliki tujuan-tujuan yang harus dicapai. Salah satu tujuan Indonesia adalah meratakan dan memajukan pendidikan anak bangsa.

Hingga saat ini tujuan itu belum juga tercapai. Hal itu dikarenakan banyaknya hambatan-hambatan yang terjadi. Berbagai cara telah di lakukan pemerintah dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan tetapi karena pelaksanaan kebijakan itu kurang tepat pada sasaran sehingga menimbulkan masalah baru dan itu menghambat. Salah satu contoh kebijakan yang telah di keluarkan pemerintah adalah bahwa 20% dana dari APBN sebagai dana pendidikan bagi SD, SLTP, dan SLTA.

Selain itu, sulitnya memajukan pendidikan disebabkan adanya beberapa faktor, diantaranya adalah bagaimana nilai tata tertib yang berlaku di sekolah, kesadaran dari diri kita sendiri kemudian guru pendamping kita. Dapat kita ambil contoh bahwa sekarang banyak anak yang lebih suka bermain, membaca komik dan lainnya daripada mengingat kesadaran mereka sebagai pelajar yaitu belajar. Hal itu disebabkan kurangnya pengawasan yang terjadi baik di dalam lingkup sekolah atau pun rumah. Contoh lain adalah adanya tuntutan yang menjadi keinginan supaya setiap siswa-siswi mereka menjadi yang terbaik dari sekolah lain tetapi keinginan itu tidak di lengkapi dengan sarana dan prasarana yang dapat dikatakan cukup memadai. Contoh-contoh itu merupakan sebagian kecil dari masalah yang ada, masih ada masalah-masalah lain tetapi kita semua tidak boleh meremehkan masalah kecil itu karena semua masalah besar sebagai akibat masalah kecil yang tidak diselesaikan. Oleh karena itu, yang perlu kita pikirkan bersama adalah bagaiman cara kita untuk mengatasi massalah itu.

Beberapa langkah untuk mengatasi masalah itu diantaranya adalah kita perlu memulai dengan mengoreksi bagaimana cara pengawasan yang dilakukan baik di sekolah atau di rumah. Perlu juga kita meningkatkan nilai kedisiplinan yang ada di sekolah. Nilai keisiplinan yang perlu kita mulai adalah dari kedisplinan guru terlebih dahulu. Hal itu perlu kita tindak tegas karena apabila guru merupakan faktor utama untuk meningkatkan pendidikan sebagai pengajar dan orang yang akan di contoh oleh siswa-siswi mereka tidak disiplin bagaimana yang akan terjadi pada anak didik mereka.


Rabu, 30 Mei 2012

Save Our Planet [75 cara menyelamatkan bumi]

Sebarkan Tip ini kepada tiap orang yang anda jumpai. Memang lidah tak bertulang, berbicara memang lebih mudah dibanding melakukannya. Padahal tanpa banyak bicarapun sebenarnya kita semua bisa ikut mengambil bagian dalam upaya pelestarian lingkungan
  1. Jangan menggunakan listrik untuk penerangan atau peralatan kecuali jika anda benar-bnar sedang menggunakannya, jika tidak menggunakannya matikanlah !
  2. Menggunakan lampu luorescent (neon) yang hemat energi.
  3. Pergunakan penerangan, pembangkit listrik, unit-unit pemanas bertenaga surya.
  4. Manfaatkan lebih banyak penerangan cahaya alam.
  5. Pergunakan ventilasi yang struktural untuk penyejuk ruangan daripada menggunakan Air Condition (AC)
  6. Pergunakan air dingin, bukan air panas.
  7. Pastikan peralatan bertenaga listrik tetap efisien dan terawat dengan baik
  8. Pengendalian penerangan, alat pendingin udara secara otomatis, misal dengan alat sensor cahaya
  9. Pergunakan alat-alat pematul cahaya untuk menggantikan lampu penerangan.
  10. Pergunakan film pelapis kaca atau rayban untuk mengurangi panas matahari.
  11. Tanamlah tanaman sebanyak mungin di kebun anda untuk mengurangi karbondiosida.
  12. Jangan membakar apa saja, bahkan rokok.
  13. Lengkapi mobil atau motor anda dengan katalisator.
  14. Jika anda menghentikan kendaraan dalam waktu yang tidak lama, jangan matikan mesin kendaraan anda.
  15. Kurangi bawaan pada kendaraan anda untuk mengurangi beban, bahkan mengeluarkan sebatang pensil dari kendaraanpun akan membantu.
  16. Jangan membuang sesuatu yang dapat di daur ulang, seperti kaleng aluminium dan kertas. Simpan dan berikan pemulung untuk dijual kembali.
  17. Meminimalisir penggunaan styrofoam (gabus sintetik) untuk bungkus makanan.
  18. Lihat dan periksa kembali jika anda menggunakan aerosol, cat, AC, apakah mengandung khlorofluorokarbon (CFC).
  19. Jangan beli barang apapun yang langsung dibuang sesudah dipakai sekali, jika ada barang sejenis yang dapat dibeli sebagai investasi jangka panjang.
  20. Belilah produk yang anda sukai sehingga produk tersebut tidak perlu diganti sampai benar-benar rusak dan tidak dapat dipakai kembali.
  21. Cobalah untuk tidak memiliki barang yang hanya memiliki nilai estetika saja.
  22. Berhati-hati dengan barang plastik yang anda beli karena ada beberapa jenis plastik tidak dapat di daur ulang.
  23. Bawalah tas anda sendiri jika hendak berbelanja yang terbuat dari kain atau kanvas untuk mengurangi produk plastik.
  24. Katakan pada seseorang jika anda melihatnya membuang sampah secara sembarangan.
  25. Jangan sekali-sekali memotong tanaman atau menebang pohon karena tetumbuhan membantu menyelamatkan bumi.
  26. Sirami taman anda dengan air hujan, buat sistem tadah hujan.
  27. Pergunakan air sehemat mungkin untuk mencuci kendaraan dan menyiram kebun anda.
  28. Pisahkan sampah yang dapat di daur ulang dan tidak.
  29. Jangan membuang sampah kedalam saluran air, terusan air, sungai dan laut.
  30. Jangan gunakan bahan kimia terutama bahan detergen dan bahan pembersih yang mengandung phospat.
  31. Pakailah bahan pengganti zat kimia dalam rumah misal jus lemon dicampur dengan garam,cuka dan amoniak.Jangan menggunakan air lebih dari yang anda perlukan.
  32. Apabila mungkin, air di daur ulang.
  33. Jangan menggunakan air untuk membersihkan halaman jika dapat dibersihkan dengan sapu.
  34. Pastikanlah agar keran bekerja dengan baik dan pergunakan pancuran yang mengalir pelan.
  35. Periksa pembilas toilet berada dalam keadaan baik untuk menghindarkan pembilasan yang tidak perlu.
  36. Simpan air bekas dan mesin cuci pakaian untuk mencuci kendaraan anda.
  37. Biasakan meminum air dengan tidak menyisakan air dalam gelas.
  38. Jangan melakukan perjalanan, kecuali anda terpaksa melakukannya.
  39. Jangan melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi, kecuali jika anda memang terpaksa.
  40. Pergunakan kendaraan umum untuk mengurangi kemacetan, karbon monoksida dan ongkos parkir.
  41. Pergunakan sepeda, jika jarak yang ditempuh relatif dekat.
  42. Pergunakan bahan bakar yang bebas timah (unleaded fuel)
  43. Pergunakan bahan bakar beroktan rendah.
  44. Mengkonversi mesin kendaraan anda untuk memakai gas alam yang dipadatkan.
  45. Merawat mesin dengan teratur.
  46. Pilih kendaraan yang menggunakan bahan bakar paling efisien.
  47. Jika hendak mencetak (nge-print) periksa setting print terlebih dahulu, pergunakan cetak draft untuk menghemat tinta.
  48. Pergunakan dibalik kertas yang telah terpakai untuk kebutuhan intern.
  49. Jangan pergunakan gambar-gambar yang yang tidak dibutuhkan dalam sebuah tulisan, karena gambar membutuhkan tinta yang lebih.
  50. Pilih jenis dan ukuran huruf yang standart.
  51. Jangan mempergunakan pupuk yang mengandung zat kimia atau penyalahgunaan pestisida.
  52. Pergunakan bahan kimia untuk tanaman herbisida dan fungisida seefisien mungkin.
  53. Mulailah menanam tanaman dengan teknik hidroponik (ditanam tanpa menggunakan tanah dan hanya memberi gizi secukupnya di dalam air.
  54. Untuk pedagang keliling, jangan menghidupkan alat-alat yang menimbulkan suara bising, kecuali untuk memberikan demonstrasi kepada konsumen.
  55. Menghindarkan musik pengiring ditempat-tempat publik.
  56. Jangan mengoperasikan peralatan pada jam-jam puncak istirahat.
  57. Hindari memperdengarkan musik bersuara keras, sehingga mengaburkan bunyi pengumuman yang penting.
  58. Pastikan bahwa peralatan benar-benar kedap suara dan diservis untuk memperkecil suara bising.
  59. Pakailah alat penutup telinga jika bekerja pada mesin yang bersuara bising.
  60. Pastkan agar produk yag menimbulkan suara mengeluarkan suara sekecil mungkin atau diisolasi.
  61. Gunakanlah alat-alat musik pada tingkat suara yang wajar dan tidak memekakkan telinga.
  62. Jangan menempel poster,atribut organisasi atau hal-hal yang berbau promosi di dinding atau tembok di area publik.
  63. Hindari pemasangan tanda penunjuk atau rambu lebih dari satu sehingga orang tidak dibingungan dengan rambu itu.
  64. Pasanglah reklame atau baliho pada tingkat kewajaran.
  65. Jangan bangun pabrik yang menimbulkan pencemaran di daerah pemukiman.
  66. Pastikan adanya prasarana yang memadai untuk pembuangan seluruh limbah.
  67. Meminimalisir tingkat asap beracun dan limbah cair yang rendah.
  68. Cari informasi dari pemerintah mengenai standar pencemaran udara dan air yang dapat diterima.
  69. Pergunakan bahan bakar yang paling sedikit menimbulkan pencemaran.
  70. Pergunakan teknologi pembersih atau anti pencemaran yang ada untuk menjaga agar prosesing pabrik anda menjadi bersih.
  71. Hindarkan pemakaian bahan-bahan beracun, kecuali jika hal tersebut sangat diperlukan sekali.
  72. Jangan menanam limbah beracun tanpa nasehat ahli.
  73. membuang limbah beracun di luar pabrik anda.
  74. Jangan membakar limbah industri di tempat terbuka. (Berbagai Sumber)
Apapun yang anda lakukan dan apapun yang anda beli, pikirkan apakah anda merusak lingkungan kita

Cegah Kanker pada Anak Sejak Dalam Kandungan


Pertumbuhan sel kanker dalam tubuh anak ternyata bisa dicegah sejak dalam kandungan. Sebuah laporan medis terbaru memberikan informasi tentang penyebab kanker, terutama pada anak. Yaitu, berkaitan dengan risiko dan kebiasaan, baik ayah maupun ibu, bahkan sebelum pembuahan.
Tanda-tanda genetik bisa meningkatkan risiko kanker muncul pada telur dan dibawa melalui perkembangan janin hingga lahir. “Risiko seseorang mengalami kanker bisa dicegah bahkan sebelum terjadinya pembuahan. Faktor risiko ini sudah ada dalam sel telur ibu," kata profesor Ricardo Uauy, penasihat kesehatan PBB dan WHO, seperti dikutip dari Bable.com.
Risiko yang ada sebenarnya bisa dikurangi jika calon ibu menerapkan dengan kebiasaan hidup sehat. Untuk mengurangi risiko terjadinya kanker pada bayi atau anak ada tiga langkah yang bisa dilakukan para calon ibu.

1. Berhenti merokok
Asap rokok satu dari sekian banyak penyebab utama kanker yang hampir sepenuhnya berada dalam kontrol baik calon ibu maupun calon ayah. Sebenarnya, jika ingin memiliki bayi sehat dan kehamilan tidak bermasalah, bukan hanya calon ibu yang harus berhenti merokok tetapi juga calon ayah. Cukup sulit memang, terutama jika calon ayah perokok berat, tetapi setidaknya harus diusahakan.

2. Kurangi konsumsi makanan kaleng
Kaleng mengandung Bisphenol A dan bahan kimia lain yang bisa luluh ke dalam makanan. Hal ini bisa menjadi pencetus perkembangan sel kanker. Makanan kaleng juga ada yang belum terlalu matang dan mengandung lebih sedikit nutrisi daripada makanan segar atau beku.

3. Pilih bahan makanan bebas pestisida
Sayuran segar mengandung senyawa antioksidan dan zat anti-kanker lainnya. Sayuran seperti brokoli, bunga kol, kubis, kecambah dianggap pelawan zat kanker yang cukup kuat. Banyak sayuran memiliki tingkat pestisida yang rendah atau tanpa pestisida.
Tumbuhan yang terpapar pestisida biasanya ditandai dengan banyak lubang di daun karena serangga pemakan tumbuhan bisa hidup di daun dan batang. Untuk itu, pintar-pintarlah dalam memilih buah dan sayuran.

Sumber: VIVAnews -